DI tahun 2019, kami menerima telepon dari seorang pelanggan di Cube, meminta nomor kontak dari perusahaan pindahan milik Ismail Bin Osman. Ia mau menggunakan layanan pindahan Ismail lagi karena ia memiliki pengalaman yang sangat baik dari layanannya, dan ia percaya kepada Ismail. Dari situlah awal mula hubungan Cube dengan Gymah Logistics, perusahaan pindahan kecil yang dimiliki Ismail.

Suatu Minggu siang di bulan Februari, kami duduk bersama Ismail untuk mengenal lebih jauh ia dan perusahaannya. Tahun 1995, Ismail bermigrasi dari Singapura ke Malaysia, meninggalkan pekerjaan pemasarannya untuk sebuah perusahaan internasional, dan bertekad untuk memulai bisnis pribadinya di Malaysia.

Namun, bisnis pertamanya tidak sukses. Alih-alih mencari pekerjaan atau memluai bisnis lain, ia pergi ke madrasah untuk mempelajari ulang dan mendalami keyakinan Islaminya. Ini merupakah perjalanan personal dari pengembangan diri, dan pada saat itu ia bertemu dengan istrinya, Asmah. Bersama-sama mereka bekerja di industri karet di Negeri Sembilan untuk beberapa waktu dan selanjutnya pindah ke Kuala Lumpur.

Di KL, Ismail sekali lagi berusaha untuk memulai bisnis, dan akhirnya di tahun 2014, ia merintis usaha Gymah Logistics.

“Gymah adalah nama panggilan istri saya,” senyumnya lalu melanjutkan menceritakan betapa menantangnya awal memulai pekerjaan ini.

Ia bergantung pada platform logistik pihak ketiga untuk mencari pekerjaan, yang sangat kompetitif dari sekian banyak perusahaan pindahan di luar sana.

“Untuk 2 tahun, saya bekerjasama dengan perusahaan kursi pijat, mengantarkan kursi pijat ke seluruh Malaysia barat, termasuk merakit mereka…dan tergantung Google map, jumlah perjalanan yang telah saya lakukan saat bekerja pada perusahaan tersebut setara dengan mengelilingi dunia 4 kali,” ia tertawa. “Tapi hal baik dari peluang tersebut adalah saya belajar betapa pentingnya kepuasan pelanggan terhadap layanan kita.

Di masa depan, begitulah cara kita membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan pelanggan kami – dengan ini mereka akan merujuk kepada kami sebagai teman dan keluarga mereka, dan mereka akan kembali kepada kami kapanpun layanan pindahan dibutuhkan lagi.”

Sejak COVID-19 menjadi pandemi yang parah, banyak bisnis terpaksa ditutup demi kesehatan publik. Meskipun industri logistik termasuk dalam layanan esensial dan tidak terpengaruh, peluang pekerjaan pun berkurang.

“MCO pertama berdampak sangat parah kepada kami,” kata Ismail. “Kami tidak mendapat pemasukan selama tiga bulan… Mendapatkan pekerjaan secara langsung dari Cube sangat membantu kami — tentu hal itu membuat perbedaan dalam bisnis kami. Sekarang, kami tidak lagi speenuhnya bergantung pada platform logistik pihak ketiga untuk mendapatkan pekerjaan.”

Salah satu tujuan jangka panjang Cube adalah untuk memiliki bisnis berkelanjutan yang juga membantu bisnis lain berkembang.

Selain membantu bisnis dengan solusi penyimpanan untuk stok bisnis mereka atau kebutuhan self storage dan menyediakan coworking space dan virtual office, kami juga ingin memberikan bantuan untuk perusahaan pindahan kecil seperti Gymah Logistics, terutama pada masa sulit ini.

Dalam semangat membantu satu sama lain, Cube berpartner dengan Gymah Logistics untuk menyediakan layanan pindahan gratis untuk siapapun yang memerlukan ruang tambahan di rumah dengan menyimpan barang non-esensial di Cube atau bisnis yang memerlukan penyimpanan dokumen atau stok bisnis. Hal ini akan memecahkan masalah pemindahan barang Anda ke penyimpanan kami di saat MCO.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang promo ini dan promo lainnya yang kami miliki, kunjungi laman Promotions kami.

Sangat menyenangkan untuk mengenal Gymah Logistics dan pasangan suami istri yang mengelola perusahaan. Satu hal yang bisa kita ambil dari 1 sq.ft. story ini, adalah untuk terinspirasi dari kegigihan dan tekad Ismail untuk sukses, tak hanya di bisnis tapi juga pengembangan diri melalui pembelajaran yang berkelanjutan dari pengalaman masa lalu dan masa kini kita.